pertama kali aku masuk kuliahh . aku punya target untuk punya IP baguss .. yahh . minimal diatas 3 lha . itu sesuatu yang aku inginkan di masa perkuliahanku ini . bukan tanpa tujuan aku punya keinginan ituu . aku adalah orang yang harus "berjalan" dengan tujuan yang jelas, karena kalo g gituu aku g bkal tau apa yang harus aku lakuin. aku selalu merencanakan terlebih dahulu ap yang akan lakukan . begitu juga dengan study ku ini. dan menurutku, impianku itu bisa tercapai dengan memiliki IP baik . selama kuliah, peralahan-lahan harapan untuk memiliki IP baik mulai goyah, karena ternyata g mudah untuk medapatkan itu semua. tapi bukan berarti aku patah semangat. aku masih tetap berharap .. orang bilang "ora et labora" .. ya, berusaha sambil berdoa. waktu nilai UTS dikasii tau, rasanya pengen nangiss!! karena aku ngerasa usahaku selama ini tuu percuma bgt ! tapii bersyukur aku punya Allah yang baikk bgt. yang tak pernah tinggalkanku sendiri,, dan juga punya teman" yang selalu support akuu . aku mulai belajar lebih tekun lagii, rajin k perpus, sambil tiduran sambil baca" buku pelajaran, belajar brg m teman.. pokoknyaa semuanya deh aku usahainn .. sampe akhirnya UAS pun tiba .. jujur aku takut bgt . selama UAS, ada makul yang aku g bisa ngerjain, n aku takuut bgt nilainya jelekk ..
akhirnyaa harii ini nilai IP keluar .. tapii ada 1 makul yang blm dikasi tau nilainyaa .. jujur aku takuut bgt .. n bodoh nyaa.. hal ini membuatku ingin menangiss .. aku cuma bisa berharap yan terbaikk .. aku percaya janjiNya itu nyataa .. apapun hasilnya Bapa, beri aku kebesaran hati untuk menerimanyaa .. amin .
with hope .
Posted by Blessed Woman at 17.38
Selasa, 05 Januari 2010
keajaiban dalam cuci piring
KEAJAIBAN DALAM CUCI PIRING
“Saya suka cuci piring” kata gadis cilik itu. “Mengapa?” tanyaku takjub. “Karena saya suka melihat keajaiban setelah mencuci. Piring yang tadinya kotor dan berminyak bisa menjadi bersih dan mengkilap. Mengherankan.....” jawabnya dengan kedua bola mata yang berpendar indah. Keajaiban dalam cuci piring. Wah, ini sungguh tak terpikirkan olehku. Keajaiban dalam hal-hal yang sangat sederhana. Gadis cilik itu satu diantara lebih dari seratus anak yang berkumpul dan menikmati camping rohani yang diadakan oleh sekolah minggu gerejaku. Dan tiba-tiba aku melihat dan merasakan keajaiban pada kumpulan anak kecil itu. Ternyata hidup adalah keajaiban. Dan keajaiban tidak semata suatu peristiwa yang luar biasa, yang menakjubkan, yang menjadi buah bibir bagi banyak orang. Keajaiban itu sangatlah sederhana dan dapat dinikmati bahkan dalam peristiwa-peristiwa kecil sehari-hari. Ternyata, hidup kita ini dikelilingi oleh banyak keajaiban. Tahukah anda?
Maka kita yang saat ini sedang mengejar keajaiban, mengharapkan dan merindukan keajaiban, tetapi merasa kecewa dan putus asa karena tak pernah menemukannya, mungkin perlu belajar dari gadis cilik itu. Dengan tangan mungilnya, dia dengan tekun mencuci piring makannya dan menemukan keajaiban yang dicari banyak orang saat menikmati hasil kerjanya. Dari piring yang kotor menjadi piring yang mengkilap. “Saya suka mencuci piring, karena saya suka melihat keajaiban setelah mencuci.....” Keajaiban setelah mencuci. Keajaiban setelah bekerja keras membersihkan sisa-sisa lemak dan menggosok piring makannya sendiri. Keajaiban setelah berusaha.....
Mengapa kita seringkali hanya duduk diam menunggu keajaiban itu datang dengan sendirinya? Tidakkah keajaiban itu pun butuh proses kerja yang tidak ringan? Mengapa seringkali kita merasa kecewa karena disepelekan atau dianggap tidak ada? Tidakkah kita sendirilah yang perlu membuktikan keberadaan kita? Mengapa kita harus tergantung pada orang lain? Mengapa kita harus menganggap diri kita harus diperhatikan, harus dicintai, harus dipuji sebagai bukti keberadaan kita? Bukankah kita sendirilah yang harus berupaya untuk memperhatikan, mencintai dan memuji keberadaan orang lain sehingga mereka bisa tahu bahwa kita ada? Keajaiban hanya akan muncul setelah kita bekerja keras. Setelah gadis cilik itu membersihkan piringnya, dan tidak perlu menanti orang lain yang datang membersihkan piringnya. Gadis cilik itu melihat keajaiban setelah mencuci piringnya sendiri....
Keajaiban itu sesederhana hidup ini. Hidup yang harus dijalani, saat demi saat, hari demi hari, dijalani dan dinikmati. Dengan mengeluh dan merasa kecewa tanpa berbuat apa-apa, kita hanya akan mendapatkan semakin banyak kekecewaan dan perasaan putus asa pun kian dalam. Dan keajaiban yang kita harapkan semakin menjauh dari kita. Dengan matanya yang berpendar indah, gadis cilik itu itu memandang piring makan yang kini mengkilap bersih setelah dia mencucinya. Inilah keajaiban itu. Inilah kegembiraan baginya. Dia tidak menunggu seseorang datang dan membersihkannya. Lalu akan merasa kecewa dan sakit hati jika ternyata tak ada yang mau membantunya untuk mencuci piringnya sendiri. Tidak. Dia bekerja sendiri. Dia berusaha sendiri. Dan menikmati hasilnya sendiri. Keajaiban ada setelah dia mencuci piringnya. Dan dia menikmatinya. Menikmatinya.
from : http:/pondokrenungan.com
Posted by Blessed Woman at 20.11
cinta dan harapan
Cinta dan Harapan
Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan
Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia Dan pria berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga…
Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari….
Wanita berkata ingin menjadi Phoenix … yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari, dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari….
Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah tiga kali… namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari, tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari….
Pria merenung sendiri dan menatap matahari Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga agar ia tumbuh, berkembang.. . dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut KASIH….. yaitu memberi tanpa pamrih.
Saat wanita jadi bulan, pria tetap menjadi matahari…. . agar bulan dapat terus bersinar indah dan dikagumi. Cahaya bulan yang indah hanyalah pantulan cahaya matahari, tetapi saat semua makhluk mengagumi bulan, siapakah yang ingat kepada matahari ?
Matahari rela memberikan cahayanya untuk bulan walaupun ia sendiri tidak bisa menikmati cahaya bulan… dilupakan jasanya dan kehilangan kemuliaannya sebagai pemberi cahaya agar bulan mendapatkan kemuliaan tersebut…. Ini disebut dengan PENGORBANAN menyakitkan namun sangat layak untuk cinta.
Saat wanita jadi phoenix yang dapat terbang tinggi, jauh ke langit bahkan di atas matahari… Pria tetap selalu jadi matahari agar phoenix bebas untuk pergi kapan pun ia mau dan matahari tidak akan mencegahnya
Matahari rela melepaskan phoenix untuk pergi jauh, namun matahari akan selalu menyimpan cinta yang membara di dalam hatinya hanya untuk phoenix Matahari selalu ada untuk phoenix kapan pun ia mau kembali walau phoenix tidak selalu ada untuk matahari
Tidak akan ada makhluk lain selain phoenix yang bisa masuk ke dalam matahari dan mendapatkan cintanya…. . Ini disebut dengan KESETIAAN walaupun ditinggal pergi dan dikhianati, namun tetap menanti dan mau memaafkan