Sabtu, 16 Maret 2013


H1 The Purpose Driven Life (PDL)

The Purpose Driven Life.. buku yang mungkin untuk membaca nya membutuhkan "perjuangan".
buku yang pernah saya baca selama masa pergumulan untuk menjadi pengurus PMKA UI
buku yang saya rindu untuk dibaca oleh AKK saya dan saya berikan padanya sebelum ia pulang ke kampung halamannya.

awalnya ga pernah terpikirkan akan membaca kembali buku ini dari awal. ga menyangka juga akan memdapati pergumulan yang sangat berat seperti ini.
ga tahu harus "lari" kemana, ga tahu harus berbuat apa terhadap pergumulan yang sangat berat ini.
bahkan ketika tangan ini terlipat dan lutut ini bertelut pun yang keluar hanya lah air mata sebagai bahasa doa.

ketika akhirnya melihat kembali buku ini, saya memutuskan untuk menyatakan pergumulan kepada Allah melalui setiap hal yang disampaikan dalam buku ini.
ketika memposting blog ini pun saya sudah menginjak hari yang kesekian. namun saya memutuskan untuk memposting setiap hal yang saya telah dapatkan dalam buku itu dalam blog ini, sebagai media bagi saya juga untuk dapat mengingat kembali apa yang telah saya dapatkan sebelumnya.

H1 "SEMUANYA DIAWALI DENGAN ALLAH"

Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, ... segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. (kolose 1 : 16)

Sebelum Anda memikirkan Allah, pertanyaan tentang tujuan hidup tidaklah berarti. -Bertrand Russell

hari ini belajar tentang mengenal tujuan hidup kita. kita tidak akan menemukan tujuan hidup kita jika kita tidak dekat dengan Pencipta hidup kita, karena hanya Dia lah yang tahu apa tujuan Dia menciptakan kita.
kita tidak bisa sampai pada tujuan hidup kita bila memulainya berpusat pada diri sendiri. kita harus mengawalinya dengan Allah, Pencipta kita. dan hidup berarti membiarkan Allah memakai kita bari tujuanNya, bukan kita yang menggunakan Allah bagi tujuan kita sendiri.

kita biasanya bisa berhasil dalam meraih suatu sasaran jika kita berkonsentrasi pada sasaran tersebut. tetapi mencapai sukses dan memenuhi tujuan hidup kita sama sekali bukan hal yang sama!
"Menolong diri sendiri sama sekali tidak menolong, mengorbankan dirilah caranya, untuk menemukan diri kita, diri sejati kita.

bagaimana cara kita menemukan tujuan Allah menciptakan kita ?
1. spekulasi
    yang dilakukan adalah menebak, nemduga dan berteori. "saya selalu berpikir bahwa kehidupan adalah...."
2. pernyataan
    kita bisa melihat pada apa yang telah Allah nyatakan tentang kehidupan didalam firmanNya. Allah tidak meninggalkan kita di dalam kegelapan untuk bertanya-tanya dan menebak.

"Tanpa Allah hidup tidak bisa dipahami"

Posted by Blessed Woman at 09.18